Beranda » Jenis jenis kain » Cara membuka usaha distro kecil-kecilan

Cara membuka usaha distro kecil-kecilan

T Diposting oleh pada 5 Januari 2019
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 598 kali

Cara membuka usaha distro kecil-kecilan – Bisnis distro sekarang ini memang sangat berpeluang, tak perlu modal besar untuk memulainya. Kalau kalian bermaksud mendirikan distro, maka hal-hal yang disebutkan di bawah ini layak untuk dijadikan bahan pertimbangan :

1.Niat dan semangat

Hal pertama yang harus dimiliki ketika hendak membuat distro adalah semangat dan idealisme yang tinggi untuk menjalankan bisnis independen ini. Berbeda dengan bisnis umum lainnya , bisnis clothing / distro membutuhkan idealisme tersendiri agar bisa memiliki visi dan karakter yang jelas serta semangat kemandirian dan militansi yang tinggi untuk menjalankan bisnis independen ini.

2. Modal

Modal yang dibutuhkan pun sebenarnya bisa disesuaikan dengan kemampuan yang kita miliki. Kalau memang modalnya belum mencukupi untuk membuat toko, maka kita bisa memulainya dengan memproduksi dalam jumlah terbatas kemudian mendistribusikan secara door to door kepada kalangan terdekat terlebih dahulu sampai modal untuk membuat toko tersebut mencukupi. Bisa juga kita patungan dengan teman-teman yang dapat kita percaya. Perlu diingat bahwa modal di sini bukan hanya uang tapi juga skill (teman yang jago desain tapi tidak memiliki kemampuan financial, misalnya, atau teman yang kebetulan memiliki rumah di lokasi yang strategis) yang terpenting adalah adanya visi serta idealisme yang sama.

3. Jenis

Tentukan apakah bisnis kita akan bergerak langsung sebagai clothing atau sekedar distro. Hal ini untuk menentukan sejauh mana modal, struktur, serta SDM yang dibutuhkan nantinya.

4. Lokasi

Cari lokasi yang tepat untuk distro. Yempat ini sebaiknya terletak di jalan utama atau kompleks perumahan yang padat untuk memudahkan dalam menggaet pelanggan. Bangunan untuk distro bisa dimana saja, mulai dari kamar depan, pavilium yang dirombak, atau garasi yang dimodifikasi khusus. Bebas saja, yang penting desain interior dan eksteriornya bisa mencerminkan visi serta karakter clothing / distro kita. Kita bisa menyewa tempat yang dijadikan toko sekaligus tempat produksi.

5.Mengisi toko

Isi toko tersebut dengan produk-produk semisal jaket, T-shirt, ikat pinggang, topi, celana, aksesoris, gantungan kunci dan lain-lain.

6.Manajemen

Buatlah struktur yang jelas, pembukuan yang rapi, dan jalannkan seprofesinal mungkin. Mengandalkan rasa saling percaya boleh saja, tetapi sebaiknya disertai juga dengan peraturan-peraturan dan sanksi yang jelas.

7.Tujuan jangka panjang dan jangka pendek

Kearah mana distro ini akan kita bawa tentunya sangat mempengaruhi cara kerja kita, termasuk menentukan positioning dari distro ini. Misalnya kita akan membuat distro untuk anak-anak metal maka mestinya kita harus membayangkan nama apa yang akan dipilih dan bagaimana mendekor tempatnya. Sebenarnya kalau kita ingin memulai secara umum dulu juga bisa. Tapi kalau dari awal sudah kita temukan positioning-nya, pasti nama distro kita bakal tertanam kuat di benak publik.

8. Tentukan target

Target harus disesuaikan dengan kemampuan kita. Jangan ambil target yang tidak mampu kita capai. Hal ini akan menimbulkan “nothing to lose” alias tanpa beban saat target tidak tercapai. Buatlah target yang kira-kira dapat dicapai. Misalnya dalam satu tahun sudah pindah dari garasi sendiri ke tempat sewaan, kemudian dalam tiga tahun sudah bisa beli tempat sendiri.

9. Membuat merek

Ini langkah yang harus ditempuh. Banyak untungnya jika produk kita bermerek, karena merek akan membuat produk kita berbeda, unik, dan tidak menjadi komoditas.

10.Membentuk tim

Disinilah EQ (Enterpreneur Question) diuji. Kita harus mencari teman yang jago mendesain. Utamakan menguasai program Corel Draw dan Adobe Photoshop. Desainer inilah yang akan membuat desain T-shirt dengan karakter, nuansa berbeda, dan keunikan tersendiri. Sang desainer harus memahami ide dasar yang sudah ditentukan dari awal. Sebagai percobaan, mintalah sang desainer untuk mendesain merek, logo, dan T-shirt. Lalu, kita juga harus mencari penjahit dan tukang sablon yang berpengalaman serta bagus sehinngga produk kita berkualitas tinggi.

Dari sisi hukum, untuk mendirikan distro/clothing pertama-tama dibutuhkan akta notaris pendirian usaha, bentuknya bisa Cv, PT, atau Perusahaan perorangan. Kita tinggal datang ke kantor notaris untuk membuat dan mendaftarkan usaha kita ini. Pajak yang harus dibayar bisa saja sama dengan usaha lainnya seperti Pph badan serta retribusi yang biasanya diberlakukan buat papan reklame, kalau papan reklame tersebut menghadap ke jalan. Pendaftaran merek pun sebenarnya tidak wajib . Hnaya untuk berjaga-jaga jika antinya merek kita terkenal dan kemudian ada yang membajak maka setidaknya kita bisa aman. Bagi yang memulainya dengan modal kecil izin usahanya bisa IUMK (izin usaha mikro kecil) yang saat ini memng lagi digalakkan pemerintah untuk membuat izin usaha mikro, kecil dan menengah. Selain itu juga tidak dikenakan biaya, urus saja lewat surat pengantar RT/RW, terus ke kelurahan kemudian dilanjutkan ke kecamatan dan urusnya mudah kok, tidak dipersulit.

Beberapa tips sudah kami uraikan di atas semoga artikel ini bisa membantu kalian yang ingin membuka usaha distro dan bermanfaat untuk kalian semua, nantikan artikel kami selanjutnya tentu saja lebih menarik lagi.

Diposting oleh

Jasa pembuatan kaos

Belum ada Komentar untuk Cara membuka usaha distro kecil-kecilan

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

a Artikel Terkait Cara membuka usaha distro kecil-kecilan

B86 Jasa Konveksi Kaos Distro Di Semarang Berkualitas

T 26 Maret 2019 F A B86 Clothing Konveksi

Jasa konveksi kaos semarang  – hallo semua ! senang bisa berjumpa kembali dalam postingan ini, untuk kesempatan kali ini kami sebagai admin dalam postingan ini akan mencoba membuat sebuah ulasan mengenai jasa konveksi kaos di semarang. Untuk kalian semua yang sedang... Selengkapnya

Macam -Macam Bahan kaos

T 22 Februari 2017 F A B86 Clothing Konveksi

Bahan kaos banyak macamnya jadi sebelum kita Pesan/order kaos alahkah baiknya kita mengenal jenisnya,jadi kita tau saat mau pesan kaos,kualitasnya gimana dan teksturnya,Berikut ini Penjelasan kami tentang macam-macam bahan kaos : 1. KATUN (combed 20s, 24s, 30s)  Bahan katun combed terbuat murni... Selengkapnya

Bahan jaket hoodie zipper

T 19 Juni 2017 F A B86 Clothing Konveksi

Bahan jaket hoodie zipper – Bahan jaket itu ada beberapa macam dan banyak pilihannya,tapi kali ini kami akan membahas tentang bahan buat jaket jumper,sweater dan hoodie,jenis jaket ini sangat disukai para anak muda,untuk seragam jaket komunitas dan jaket kelas.Untuk menunjang... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Untuk informasi lebih lanjut tentang produk dan jasa kami silahkan hubungi customer servis kami

Pos-pos Terbaru